Jam

Kamis, 04 September 2014

BAYI TABUNG


Bayi Tabung.

A. Pengertian
Bayi tabung atau pembuahan in vitro (bahasa Inggris: in vitro fertilisation) adalah sebuah teknik pembuahan dimana sel telur(ovum) dibuahi di luar tubuh wanita. Bayi tabung adalah salah satu metode untuk mengatasi masalah kesuburan ketika metode lainnya tidak berhasil. Prosesnya terdiri dari mengendalikan proses ovulasi secara hormonal, pemindahan sel telur dari ovarium dan pembuahan oleh sel sperma dalam sebuah medium cair.

B. Proses.
Pasangan menikah yang dalam waktu tertentu belum juga mendapatkan keturunan, banyak menjadikan bayi tabung sebagai solusi.Program pembuahan dalam tabung ini memang membawa harapan bagi mereka yang mengalami masalah kesuburan. Namun tidak semua orang paham mengenai bayi tabung dan bagaimana proses bayi tabung tersebut.
Secara sederhana, bayi tabung diartikan sebagai proses pembuahan sel telur dan sperma di luar tubuh ibu. Dalam bahasa Latin bayi tabung dikenal dengan istilah in vitro vertilization, yang berarti 'pembuahan dalam gelas atau tabung.'
Proses bayi tabung sendiri diawali dengan konsultasi dan seleksi pasien, dimana baik suami dan istri akan diperiksa sampai dengan ada indikasi untuk mengikuti program bayi tabung. Jika memang diindikasikan, baru bisa masuk dan mengikuti program bayi tabung.
Proses bayi tabung selanjutnya adalah, melakukan stimulasi atau merangsang indung telur untuk memastikan banyaknya sel telur. Secara alami sel telur memang hanya ada satu, namun dalam program bayi tabung, perlu lebih dari satu sel telur untuk memperoleh embrio.
Proses bayi tabung yang ke tiga adalah, pemantauan pertumbuhan folikel atau cairan berisi sel telur di dalam indung telur melalui ultrasonografi. Pemantauan pertumbuhan folikel ini bertujuan untuk melihat apakah sel telur sudah cukup matang untuk dipanen atau belum. Baru kemudian mematangkan sel telur, dengan cara menyuntikan obat agar siap dipanen.
Proses bayi tabung selanjutnya adalah, melakukan pengambilan sel telur untuk kemudian di proses di laboratorium. Pada hari yang sama, akan dilakukan pengambilan sperma suami. Jika tidak ada masalah, pengambilan dilakukan dengan cara bermasturbasi. Namun bila ditemukan kendala, maka akan dilakukan operasi pengambilan sperma melalui buah zakar.
Setelah proses diatas selesai, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pembuahan atau fertilisasi di dalam media kultur di laboratorium, sehingga menghasilkan embrio. Baru setelah embrio terbentuk, akan dilakukan proses transfer embrio kembali ke dalam rahim agar terjadi kehamilan. Jika ada sisa embrio lebih, maka akan disimpan untuk proses kehamilan berikutnya.
Baru kemudian proses bayi tabung memasuki fase luteal untuk mempertahankan dinding Rahim dengan memberikan Progesterone. Biasanya dokter akan memberi obat selama 15 hari pertama untuk mempertahankan dinding rahim ibu agar terjadi kehamilan. Proses terakhir adalah melakukan pemeriksaan apakah telah terjadi kehamilan atau belum, baik dengan pemeriksaan darah maupun USG.

C. Dampak
Teknologi bayi tabung memberi manfaat bagi pasangan suami-istri usia produktif yang belum memiliki keturunan. Namun, masih menjadi kontra jika teknologi bayi tabung ini dilakukan pada wanita lanjut usia yang telah menopause. Hal ini karena secara alami, wanita menopause tidak memiliki kemampuan untuk menghasilkan keturunan lagi.
Untuk itu, para ahli dalam penelitiannya harus mempertimbangkan aspek etika, moral dan agama. Apabila tidak maka akan menimbulkan hal yang kontroversial dan meniimbulkan dampak bayi tabung, padahal penemuan di bidang teknologi reproduksi dapat dikembangkan secara luas untuk kesejahteraan manusia.

Dampak bayi tabung positif
- Bioteknologi memberikan dampak positif dalam bidang kesehatan, misalnya dengan dikembangkannya teknik bayi tabung yang dapat membantu pasangan suami-istri untuk mendapatkan keturunan serta pemanfaatan  bakteri dalam rekayasa genetika sehingga dihasilkan insulin buatan.

Dampak bayi tabung negatif
- Dampak negatif penerapan bioteknologi terdapat pada berbagai aspek kehidupan seperti etika dan moral, lingkungan hidup, sosial dan ekonomi serta kesehatan. Seperti menyisipkan gen makhluk hidup ke dalam makhluk hidup lainnya (transplantasi gen) dianggap sebagai pelanggaran terhadap hukum alam dan sulit untuk diterima masyarakat.
Pada bayi tabung terdapat kadar yang berbeda. Bagi wanita muda berumur dua puluh tahun (20 tahun) yang dilahirkan dengan proses bayi tabung, kadar darah embrionya adalah 76,0%. Ini merupakan nilai yang lemah karena saat proses pembuahan, ia berada di luar rahim selama satu jam atau kurang.
Padahal telah diketahui bahwa darah embrio bagi orang-orang dewasa tidak memiliki fungsi apa-apa. Ditambah lagi, pencernaan yang terjadi di luar rahim menyebabkan peningkatan kadar darah embrio tersebut menyebabkan peningkatan kadar darah embrio tersebut dalam tubuh manusia.

Dalam arti lain, pencemaran itu memberikan dampak pada seluruh embrio dan menimbulkan perubahan penampilannya. Di sisi lain, teknologi bayi tabung memiliki potensi bertentangan dengan normaagama/masyarakat jika dibuat dengan cara massal dan tidak diketahui dengan pasti siapa pemiliki sel-sel kelamin yang digunakan. Dengan demikian, akan sulit diketahui siapa orang tua bayi yang akan terbentuk dan embrio dari hasil persatuan sel telur dengan sel spermatozoa orang tertentu yang ditanamkan di dalam rahim ibu pengganti, memiliki dampak serius dari segi agama dan etika.
Hubungan antara ibu dan janin yang dikandungnya yang terjalin secara alami selama proses kehamilan akan menjadi masalah di kemudian hari. Sebuah Lembaga Roslin di Inggris adalah lembaga pertama yang sukses mengkloning domba pada tahun 1996 yang bernama Dolly. Tetapi lembaga ini keberatan terhadap sukses kloning manusia, yang dianggap bahwa tindakan tersebut tidak terpuji dan merupakan pengkhianatan yang hanya akan menciptakan kehancuran.
Markas besar UNESCO meminta agar negara-negara di dunia melarang kloning manusia.Percobaan kloning manusia tidak hanya mengandung risiko pengetahuan, tetapi juga melanggar etika dan melanggar harga diri manusia.
Selain itu, untuk urusan kesehatan dampak bayi tabung untuk wanita terdapat efek sampingnya.

Prosedur yang diberikan memerlukan suatu persetujuan dari Anda dan juga pasangan Anda tergantung dari pilihan. Anda harus mengetahui dan memahami terlebih dahulu tentang dampak bayi tabung ini untuk kesehatan. Harus Anda ketahui bahwa program bayi tabung merupakan suatu cara untuk mempertemukan sperma dengan sel telur namun dengan proses inseminasi atau teknologi buatan manusia.
Dampak bayi tabung untuk kesehatan wanita bisa meningkatkan resiko dan potensi terjadinya Ovarian Hyper Stimulation Syndrome atau OHSS. Hal ini disebabkan dari obat yang dikonsumsi selama proses stimulasi ovarium. Dan selai itu infeksi yang terjadi biasanya adalah setelah proses pengumpulan sel telur. Selain itu, dapak bayi tabung yang lainnya adalah unculnya reaksi anestesi dan juga terjadinya kerusakan pada struktur ovarium yang masuk ke dalam usus dan masuk ke dalam kandung kemih wanita.
Dampak negatif bayi tabung yang lainnya adalah walaupun tidak semua mengalami hal ini, namun ada beberapa kasus yang menimbulkan suatu dampak gejala menopause selama proes yang pertama pada program bayi tabung. Gejala yang muncul biasanya diakibatkan karena sel telur yang dibuahi akan menempel di dalam dinding uterus. Fan kemudian prubahan hormon yang terjadi di masa kehamilan merupakan suatu hal yang normal, namun terdapat beberapa gejala yang spesifik dari program bayi tabung yang dijalani ini, wanita akan mengalami urinasi yang panas, sakit kepala, payudara yang mengeras, sensasi kram pada bagian bawah perut dan terjadinya suatu perubahan pada suasana hati mereka yang tidak menentu.

Ultrasonografi medis (sonografi) adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan menggunakan suara ultra yang digunakan untuk mencitrakan organ internal dan otot, ukuran mereka, struktur, dan luka patologi, membuat teknik ini berguna untuk memeriksa organ.Sonografi obstetrik biasa digunakan ketika masa kehamilan.
Pilihan frekuensi menentukan resolusi gambar dan penembusan ke dalam tubuh pasien.Diagnostik sonografi umumnya beroperasi pada frekuensi dari 2 sampai 13 megahertz.
Sedangkan dalam fisika istilah "suara ultra" termasuk ke seluruh energi akustik dengan sebuah frekuensi di atas pendengaran manusia (20.000 Hertz), penggunaan umumnya dalam penggambaran medis melibatkan sekelompok frekuensi yang ratusan kali lebih tinggi.

Fase Luteal
Fase luteal adalah empat belas hari terakhir siklus menstruasi setelah ovulasi terjadi. Jika Anda hamil, embrio akan menanamkan diri (implantasi) di endometrium selama fase ini. Jika implantasi tidak terjadi, endometrium mulai rusak dan akhirnya diluruhkan, menjadi perdarahanmenstruasi.Juga disebut fase pasca ovulasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar