Jam

Minggu, 02 November 2014

PERMINTAAN DAN PENAWARAN

1.) Permintaan
v Pengertian
Adalah jumblah barang atau jasa yang akan di beli pada berbagai tingkat, harga, waktu, dan tempat tertentu.
v Faktor yang mempengaruhi
a.    Harga barang
b.    Pendapatan atau penghasilan masyarakat
c.     Selera masyarakat
d.   Kualitas barang
e.     Harga barang lain yang berkaitan
f.      Waktu
g.    Jumblah penduduk
h.    Kejadian yang akan dating
v Hukum Permintaan
‘’Makin rendah harga barang atau jasa ,maka makin tinggi permintaan barang atau jasa. Begitu pula sebaliknya jika harga barang atau jasa naik, maka permintaan akan turun.’’
v Kurva Permintaan

Adalah suatu grafik yang menggambarkan sifat hubungan jumblah pemintaan dengan harganya dalam berbagai kondisi. Kurva permintaan bergerak dari kiri atas ke kanan bawah , ini menandakan bahwa jumblah permintaan berbanding terbalik dengan harganya atau bias dikatakan negative.

MAFIA PAJAK



A.    DEFINISI PAJAK
Mafia pajak adalah pemberian predikat kepada pelaku kejahatan di bidang penggelapan pajak. Dewasa ini yang ramai dibicarakan adalah mafia hukum atau yang lebih spesifik mafia pajak. Tentu saja hal ini dikaitkan dengan kasus Gayus Tambunan yang melakukan tindakan koruptif dan kolutif terkait dengan pembayaran pajak. Pegawai yang hanya bergolongan III ini ternyata memiliki property yang jauh diatas rata-rata PNS. Dan melalui tindakannya yang melawan hukum tersebut, maka kasus mafia pajak terkuak secara transparan. Sebagai kesimpulan bahwa mafia pajak dapat didefinisikan sebagai semua tindakan oleh perorangan / kelompok yang terencana atau untuk kepentingan tertentu yang mempengaruhi penegak hukum yang ada.
B.    KASUS-KASUS MAFIA PAJAK YANG ADA DI INDONESIA
1. Tindak Pidana Korupsi (PITTIPIDKOR) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri mengakui saat ini sedang menyelesaikan kasus suap 5 orang pegawai Kantor Pelayanan Pajak Karees Bandung. Kelima pegawai tersebut diduga telah menerima suap, terkait restitusi (kelebihan bayar) pajak sejak tahun 2006 dari PT Metway. Berkas perkara saat ini telah ditetapkan lengkap oleh Kejaksaan Agung. Pihak Karees mengutus 4 petugas untuk melakukan pemeriksaan terkait kelebihan bayar tersebut. Pemeriksaan dilakukan cepat karena dilakukan dari Februari hingga Maret 2007. Dari hasil pemeriksaan keluarlah restitusi sebesar Rp 1,4 M.
2. Pengusaha di Aceh patut berhati-hati, karena akhir-akhir ini ada mafia pajak yang berkeliaran berusaha mengelabui pengusaha untuk membayar pajak secara online dengan meminta di transfer pajak ke rekening palsu. Atas dasar tersebut, Pemko Banda Aceh menghimbau bila kepada pengusaha yang ada di Banda Aceh agar mengabaikan bila ada yang mengaku sedang mengutip pajak secara online.
Apalagi memberikan rekening bukan atas nama Pemko. Lanjutnya terdapat 2 hotel di Banda Aceh yaitu Hotel Prapat dan Hotel Medan. Mereka mengaku penelpon itu merupakan utusan dari Pemko untuk mengutip pajak dan meminta untuk menyetor pajak mereka di nomor rekening 16590100128506 atas nama Kartika Febrianti Nasabah Bank BRI.
C.     FAKTOR MARAKNYA MAFIA PAJAK DI INDONESIA
·        Karena lemahnya pemahaman mengenai mafia.
·        Lemahnya ketegasan pihak yang seharusnya memberikan perlindungan kepada objek atau subjek eksploitasi para mafia itu sendiri.
·        Tidak ada upaya menangkap dan memberangus afia yang telah meelakukan kejahatan dibidang apapun.
·        Adanya perlindungan dibalik layar kepada para mafia oleh penguasa yang merasa mampu melindungi mafia dan organisasinya
·        Terjadinya proses demoralisasi mental dan integritas petugas yang seharusnya menegakkan peraturan dan perundangan secara murni dan konsekwen.
D.    DAMPAK MAFIA PAJAK TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA
Jangan harap Negara ini akan maju dan akan beruntung. Apabila konsep mafia masih bisa teradopsi dengan mudah oleh petugas masyarakat yang terlanjur terjebak dalam konsep kepada system mafia. Konsekwensinya adalah terjadi dekadensi moral dan kepercayaan terhadap produk hukum apapun yang ada di dalam Negara. Hukum dan UU hanya dianggap lelucon biasa. Ancaman masyarakat pecinta idealisme dalam menegakkan hokum hanya dianggap guyonan belak. Selain itu hal tersebut juga berdampak pada melunturnya integritas bangsa. Lunturnya nilai-nilai ini adalah sebuah era malapetaka yang amat berbahaya dalam menentukan jati diri bangsa di masa yang akan datang .

E.STRATEGI MENGATASI MASALAH MAFIA PAJAK DI INDONESIA

Hal yang penting dalam melenyapkan masalah mafia yang perlu dilakukan adalah melenyapkan politik di profit niah cost di Indonesia, Partai / calon yang harus membayar biaya yang tinggi untuk memenangi pemilihan.

SISTEM HORMON MANUSIA



A.    Pengertian Sistem Hormon
Asal kata hormon dari bahasa Yunani yakni hormaen yang berarti menggerakkan. Hormon merupakan suatu zat yang dihasilkan oleh suatu bagian dalam tubuh. Organ yang berperan dalam sekresi hormon dinamakan kelenjar endokrin. Disebut demikian karena hormon yang disekresikan diedarkan ke seluruh tubuh oleh darah dan tanpa melewati saluran khusus. Di pihak lain, terdapat pula kelenjar eksokrin yang mengedarkan hasil sekresinya melalui saluran khusus.
Hormon adalah zat kimia dalam bentuk senyawa organic yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Hormon mengatur aktivitas seperti : metabolisme, reproduksi, pertumbuhan, dan perkembangan. Hormon mengatur aktivitas seperti metabolisme, reproduksi, pertumbuhan dan perkembangan. Pengaruh hormon dapat terjadi dalam beberapa detik, hari, minggu, bulan, dan bahkan beberapa tahun.
Walaupun jumlah yang diperlukan sedikit, namun keberadaan hormon dalam tubuh sangatlah penting. Ini dapat diketahui dari fungsinya yang berperan antara lain dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh, proses reproduksi, metabolisme zat, dan lain sebagainya.

B.     Jenis-Jenis Kelenjar Hormon dan Hormon yang Dihasilkan
Dalam tubuh manusia ada beberapa kelenjar hormone serta hormone yag dihasilkan:
1.      Kelenjar Hipotalamus
Kelenjar hipotalamus terletak di bawah otak besar  dan berperan dalam koordinasi sistem saraf dan sistem endokrin dalam tubuh. Pada kelenjar hipotalamus terdapat sel-sel khusus yang menghasilkan hormone pelepas/pembebas dan hormone penghambat. Hormon pelepas bekerja menggiatkan kelenjar hipofisis untuk menghasilkan hormone, sedangkan hormone penghambat bekerja dengan cara menghambat kelenjar hipofisis untuk mensekresikan hormone. Contoh hormon pelepas antara lain TRH (thyroid releasing hormone)  dan GnRH (gonadotrofin releasing hormone).  TRH akan memacu pengeluaran TSH dikelenjar Tiroid, sedangkan GnRH memacu kelenjar hipofisis anterior mengeluarkan FSH (fiollicle stimulating hormone) dan LH (luteinizing hormone).
2.      Kelenjar Hipofisis
Kelenjar hipofisis Kelenjar Hipofisis ini terletak pada lekukan tulang selatursika di bagian tulang baji dan menghasilkan bermacam-macam hormon yang mengatur kegiatan kelenjar lainnya. Oleh karena itu kelenjar hipofisis disebut master gland. Kelenjar hipofisis dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:


a.       Kelenjar anterior hipofisis
Kelenjar  anterior hipofisis merupakan penghasil hormone yang paling beragam dan memengaruhi bermacam-macam organ. Hormone yang dihasilkan yaitu terdapat pada table dibawah ini:

No.
Hormon
Fungsi
1
Hormon Somatrotof
Pertumbuhan sel dan anabolisme protein
2
Hormon Tiroid (TSH)
Mengontrol sekresi hormone oleh kelenjar tiroid
3
Hormon Adrenokortikotropik (ACTH)
Mengontrol sekresi beberapa hormone oleh korteks adrenal
4
Follicle Stimu

lating Hormon (FSH)
a. Pada wanita : merangsang perkembangan folikel pada ovarium dan sekresi estrogen
b. Pada testis : menstimulasi testis untuk mengstimulasi sperma
5
Luteinizing hormone (LH)
a. Pada Wanita : bersama dengan estrogen menstimulasi ovulasi dan pembentukan progesterone oleh korpus luteum
b. Pada pria : menstimulasi sel – sel interstitial pada testis untuk berkembang dan menghasilkan testoteron
6
Prolaktin
Membantu kelahiran dan memelihara sekresi susu oleh kelenjar susu
Regulasi Hormon anterior hipofisis / Adenohipofisis
b.      kelenjar  posterior hipofisis
Hormon yang dihasilkan yaitu:
No.
Hormon
Fungsi
1
Oksitosin
Menstimulasi kontraksi otot polos pada rahim wanita selama proses melahirkan
2
Hormon ADH
Menurunkan volume urine dan meningkatkan tekanan darah dengan cara menyempitkan pembuluh darah




c.       Kelenjar  intermediet hipofisis
Hormon yang dihasilkan yaitu:
No.
Hormon
Fungsi
1
Melanocyte stimulating hormon (MSH)
Mempengaruhi warna kulit individu

3.      Kelenjar gondok (kelenjar tiroid)
Kelenjar gondok merupakan Kelenjar yang terdapat di leher bagian depan di sebelah bawah jakun dan terdiri dari dua buah lobus. Kelenjar tiroid menghasilkan dua macam hormon yaitu tiroksin (T4) dan Triiodontironin (T3). Hormon ini dibuat di folikel jaringan tiroid dari asam amino (tiroksin) yang mengandung yodium. Yodium secara aktif di akumulasi oleh kelenjar tiroid dari darah. Oleh sebab itu kekurangan yodium dalam makanan dalam jangka waktu yang lama mengakibatkan pembesaran kelenjar gondok hingga 15 kali. Hormone yang dihasilkan yaitu:

No.
Hormon
Fungsi
1
Tiroksin
Mengatur metabolisme, pertumbuhan, perkembangan, dan kegiatan system saraf
2.
Triiodontironin
Mengatur metabolisme, pertumbuhan, perkembangan dan kegiatan sistem saraf
3.
Kalsitonin
Menurunkan kadar kalsium dalam darah dengan cara mempercepat absorpsi kalsium oleh tulang.
4.      Kelenjar Anak Gondok
Kelenjar Paratiroid (kelenjar anak gondok) terletak disetiap sisi kelenjar tiroid yang terdapat di dalam leher, kelenjar ini berjumlah 4 buah yang bersusun berpasangan yang menghasilkan hormon pada tiroksin. Masing-masing melekat pada bagian belakang kelenjar tiroid, kelenjar ini menghasilkan hormon yang berfungsi “ mengatur kadar kalsium dan fosfor di dalam tubuh “.
Fungsi umum kelenjar paratiroid adalah:
a.       mengatur metabilisme fosfor
b.      mengatur kadar kalsium darah
5.      Kelenjar Timus
Kelenjar ini merupakan kelenjar yang mmenghasilkan hormone timosin yang berfungsi untuk merangsang limfosi. Terletak di sepanjang rongga trachea di rongga dada bagian atas. Timus membesar sewaktu pubertas dan mengacil setelah dewasa.Kelenjar ini merupakan kelenjar penimbunan hormon somatotrof atau hormon pertumbuhan dan setelah dewasa tidak berfungsi lagi.
6.      Kelenjar Langerhans (kelenjar Pangkreas)`
              Kelenjar pankreas merupakan sekelompok sel yang terletak pada pankreas, sehingga dikenal dengan pulau – pulau Langerhans. Kelenjar pankreas menghasilkan hormon insulin dan glukagon. Insulin mempermudah gerakan glukosa dari darah menuju ke sel – sel tubuh menembus membrane sel. Di dalam otot glukosa dimetabolisasi dan disimpan dalam bentuk cadangan. Di sel hati, insulin mempercepat proses pembentukan glikogen (glikogenesis) dan pembentukan lemak (lipogenesis). Kadar glukosa yang tinggi dalam darah merupakan rangsangan untuk mensekresikan insulin. Sebaliknya glukogen bekerja secara berlawanan terhadap insulin.
              Peningkatan glukosa darah diatas titik pasang (sekitar 90mg/100ml pada manusia) merangsang pankreas untuk mensekresi insulin, yang memicu sel – sel targetnya untuk mengambil kelebihan glukosa dari darah. Ketika kelebihan itu telah dikeluarkan atau ketika konsentrasi glukosa turun dibawah titik pasang, maka pancreas akan merespons dengan cara mensekresikan glukagon, yang mempengaruhi hati untuk menaikkan kadar glukosa darah.
7.      Kelenjar anak ginjal
              Kelenjar anak ginjal merupakan dua struktur kecil yang terletak di atas ginjal dan dan banyak mengandung darah. Baik secara anatomi maupun secara fungsional, kelenjar ini terdiiri atas dua bagian yang berbeda. Bagian luar disebut korteks adrenal dan bagian dalam disebut medulla adrenal.Berbentuk seperti bola atau topi terletak di atas ginjal.
Hormon dari kelenjar anak ginjal dan fungsinya :
No.
Hormon
Fungsi
1
Bagian korteks adrenal
a. Mineralokortikoid
b. Glukokortikoid
Mengontol metabolisme ion anorganik
Mengontrol metabolisme glukosa
2
Bagian Medula Adrenal
Adrenalin (epinefrin) dan noradrenalin
Kedua hormon tersebut bekerja sama dalam hal berikut:
a.       dilatasi bronkiolus
b.       vasokonstriksi pada arteri
c.       vasodilatasi pembuluh darah otak dan otot
d.      mengubah glikogen menjadi glukosa dalam hati
e. gerak peristaltik
f. bersama insulin mengatur kadar gula darah
8.      Kelenjar kelamin
a.       Ovarium
Merupakan kelenjar kelamin wanita yang berfungsi menghasilkan sel telur, hormone estrogen dan hormone progesterone. Sekresi estrogen dihasilkan oleh folikel de Graaf dan dirangsang oleh FSH. Estrogen berfungsi menimbulkan dan mempertahankan tanda – tanda kelamin sekunder pada wanita, misalnya perkembangan pinggul, payudara, serta kulit menjadi halus. Progesteron dihasilkan oleh korpus luteum dan dirangsang oleh LH. Progesteron berfungsi mempersiapkan dinding uterus agar dapat menerima sel telur yang sudah dibuahi.
b.       Testis
Testis mensekresikan hormon testosterone yang berfungsi merangsang pematangan sperma (spermatogenesisi) dan pembentukan tanda – tanda kelamin pria, misalnya pertumbuhan kumis, janggut, bulu dada, jakun, dan membesarnya suara. Sekresi hormon tersebut dirangsang oleh ICTH yang dihasilkan oleh hipofisis bagian anterior.
Sewaktu pubertas, hipofisis anterior memproduksi gonadotrofin, yaitu hormone FSH dan LH. Sekresi kedua hormone ini dipengaruhi oleh GnRF (Gonadotropin Releasing Factor) yang berasal dari hipotalamus.
C.     Macam macam penyakit akibat Kelainan Pada Sistem Hormon
2.      Penyakit Addison
Terjadi karena sekresi yang berkurang dariglukokortikoid. Hal ini dapat terjadi misalnya karena kelenjar adrenal terkena infeksi atau oleh sebab autoimun. Gejala – gejalanya berupa :
a.       Berkurangnya volume dan tekanan darah karena turunnya kadar Na+ dan volume air dari cairan tubuh.
b.      Hipoglikemia dan turunnya daya tahan tubuh terhadap stress, sehingga penderita mudah menjadi shock dan terjadi kematian hanya karena stress kecil saja misalnya flu atau kelaparan.
c.       Lesu mental dan fisik.
3.      Sindrom Cushing
Kumpulan gejala – gejala penyakit yang disebabkan oleh sekresi berlebihan dari glukokortikoid seperti tumor adrenal dan hipofisis. Juga dapat disebabkan oleh pemerian obat – obatan kortikosteroid yang berlebihan.
Gejalanya berupa :
a.       Otot – otot mengecil dan menjadi lemah karena katabolisme protein.
b.      Osteoporosis
c.       Luka yang sulit sembuh
d.      Gangguan mental misalnya euphoria (terasa segan)
4.      Sindrom Adrenogenital
Kelainan dimana terjadi kekurangan produksi glukokortikoid yang biasanya akibat kekurangan enzim pembentuk glukokotikoid pada kelenjar adrenal. Akibatnya kadar ACTH meningkat dan zona retikularis dirangsang untuk mensekresi androgen yang menyebabkan timbulnya tanda – tanda kelainan sekunder pria pada seorang wanita yang disebut virilisme yang timbulnya janggut dan distribusi rambut seperti pria, otot – otot tubuh seperti pria, perubahan suara, payudara mengecil, klitoris membesar seperti penis dan kadang – kadang kebotakan.
Pada pria di bawah umur timbul pubertas perkoks, yaitu timbulnya tanda – tanda kelamin sekunder di bawah umur. Pada pria dewasa gejala – gejala diatas tertutup oleh tanda – tanda kelamin sekunder normal yang disebabkan oleh testosterone. Tetapi bila timbul sekresi berlebihan dari estrogen dan progesterone timbul tanda – tanda kelamin sekunder wanita antara lain yaitu ginaekomastia (payudara membesar seperti pada wanita).
5.      Peokromositoma
Tumor adrenal medulla yang menyebabkan hipersekresi adrenalin dan noradrenalin dengan akibat sebagai berikut :
a.       Basa metabolisme meningkat
b.      Glukosa darah meningkat
c.       Jantung berdebar
d.      Tekanan darah meninggi
e.       Berkurangnya fungsi saluran pencernaan
f.       Keringat pada telapak tangan
Kesemuanya menyebabkan berat badan menurun dan tubuh lemah. Pengobatanya melalu operasi. Pembengkakan dari kelenjar tiroid yang menimbulkan pembenjolan pada leher bagian depan. Penyebab struma antara lain peradangan, tumor ataupun defisiensi yodium. Pada defisiensi yodium, struma terjadi karena kadar T4 dan T3 menurun, kadar TASH meningkat, hal ini menrangsang sel – sela folikel untuk hipertropi dan hyperplasia.
6.      Diabetes Mellitus
Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit yang disebabkan oleh kalainan hormon yang mengakibatkan sel – sel dalam tubuh tidak dapat menyerap glukosa dari darah. Penyakit ini timbul ketikda dala darah tidak terdapat cukup insulin dalam darah. Pada kedua hal tersebut, sel – sel tubuh tidak mendapat cukup glukosa daridarah sehingga kekurangan energi dan akhirnya terjadi pembakaran cadangan lemak dan protein tubuh. Sementara itu, system pencernaan tetap dapat meyerap glukosa dari makanan sehingga kadar glukosa dalam darah menjadi sangat tinggi dan akhirnya diekskresi bersama urin. Penderita DM dapat meninggal karena penyakit yang dideritanya atau karena komplikasi yang ditimbulkan oleh penyakit ini, misalnya penyakit ginjal, gangguan jantung dan gangguan saraf. DM terdapat dua macam tipe yaitu DM Tipe I (insuline dependent) yaitu diabetes yang timbul akibat dari kerusakan sel – sel beta pancreas karena infeksi virus atau kerusakan gen. Gen adalah materi genetic yang membawa sifat – sifat yang diturunkan. Diabetes tipe I biasanya timbul sebelum penderita berusia 15 tahun. Penderita membutuhkan suplemen insulin yang diberikan dengan cara penyuntikan.
DM tipe II timbul karena sel – sel tubuh tidak mampu bereaksi terhadap indulin walaupun sel – sel beta pancreas memproduksi cukup insulin. Penyakit ini bersifat mneurun dan merupakan akibat kerusakan gen yang mengkode reseptor insulin pada sel. Biasanya DM tipe II berasosiasi dengan kegemukan dan baru timbul setelah penderita berusia 40 tauhn. Penyakit ini dapat dikontrol dengan pengaturan konsumsi gula dan mengurangi berat badan. Selain itu dianjurkan untuk mengurangi konsumsi lemak dan garam.
Bagaimana cara mendeteksi diabetes, gejala awal diabetes ialah penderita merasa lemas, tidak bertenaga, ingin makan yang manis, sering buang air kecil, dan mudah sekali merasa haus. Kombinasi dari gejala – gejala di atas serta memiliki kerabat yang juga menderita diabetes mengharuskan seseorang melakukan tes toleransi glukosa. Pada tes toleransi glukosa diharuskan minum larutan gula kemudian kadar glukosanya diukur pada tiap interval waktu. Diabetes bukan satu – satunya penyakit yang ditimbulkan oleh insulin. Bebrapa orang memiliki sel – sel beta pancreas yang terlalu aktif sehingga mensekresi terlalu banyak insulin ketika mengkonsumsi gula.
Sebagai akibatnya kadar glukosa dalam darah turun dibawah normal. Kondisi ini disebut hipoglisemia, biasanya terjadi 2 – 4 jam setelah makan, yang ditandai dengan rasa lapar, lemas, berkeringat, dan gelisah. Pada beberapa kasus, otak tidak mendapat cukup glukosa sehingga penderita dapat menjadi pingsan, koma, bahkan meninggal. Hipoglisemia tidak lazim ditemukan dan kebanyakan dapat dikontrol dengan meningkatkan frekuensi makan yan glebih serind dan dalam jumlah kecil.
7.      Hipotiroidea
Keadaan dimana terjadi kekurangan hormone tiroid. Bila terjadi pada masa bayi dan anak, hipotiroidea menimbulkan kretinisme yaitu tubuh menjadi pendek karena pertumbuhan tulang dan otot tersumbat, disertai kemunduran mental karena sel – sel otak kurang berkembang.
Anak yang keratin memiliki muka bulat, perut buncit, leher pendek, dan lidah yang besar. Kretinisme dapat diobati dengna pemberian hormone tiroid asalkan tidak terlambat. Bila terjadi pada orang dewasa, hipotiroidea menimbulkan miksedema. Gejala – gejala berupa kulit tebal, muka bengkak, rambut kasar, mudah gemuk, lemah, denyut jantung lambat, suhu tubuh rendah, lamban secara fisik atau mental. Hipotiroid dapat terjadi bila terdapat defisiensi yodium pada makanan. Hal ini dapat dihindarkan dengan mengkonsumsi garam beryodium.


8.      Hipertiroidea
Keadaan dimana hormon tiroid disekresikan melebihi kadar normal. Gejala – gejalanya berupa berat badan menurun, gemetaran, berkeringat, nafsu makan besar, jantung berdebar dan BMR maneingkatmelebihi 20 sampai 100.
Hipertiroidea paling sering terdapat pada penyakit Graves, suatu penyakit auto imun dimana terbentuk antibody (thyroid stimulating antibody, TSA6) terhadap reseptor TSH pada sel –sel tiroid, mengaktifkan reseptor – reseptor. Ini, maka kadar T4 dan T3 darah meninkat. Penyakit Graves juga disertai dengan goiter (struma, pembengkakan kelenjar tiroid, dan penonjolan bola mata (eksoptalmus) yang disebabkan oleh reaksi radang terhadap imun kompleks pada otot bola mata eksternal dan jaringan sekitar bola mata.

Meresensi Buku Pengetahuan

A . PENGERTIAN RESENSI
Resensi adalah ulasan atau pembicaraan mengenai kualitas dan kelemahan suatu karya baik itu buku, film, atau karya yang lain.

B . MANFAAT PENULISAN RESENSI
1. Menambah wawasan
2. Meningkatkan minat baca
3. Dapat memperkenalkan resentator
4. Mempertajam sifat kritikus
5. Memperoleh imbalan

C . Langkah – Langkah Merensesi Buku :
1. Memilih buku yang akan dirensesi
2. Membaca buku secara cermat mulai depan sampai belakang
3. Membuat kerangka resensi
4. Mengembangkan kerangka resensi
5. Mengedit resensi

D. Cover Buku :

Untitled-Scanned-01.jpg
Pengarang : Santi Sanita

E . Identitas Buku
1. Judul Buku      : Sains Untuk Pemula Seri – 2 : Benda di Sekitar Kita
2. Penulis            : Santi Sanita
3. Penerbit         : Geneca Exact
4. Tahun Terbit  : Februari 2007
5. Tebal Buku      : 50 Halaman ( serta cover )
F . Tujuan Merensesi Buku :
1. Memberi kritikan pada buku
2. Mencari kekurangan dan kelebihan buku
3. Memperkenalkan buku pada masyarakat

G . Kelebihan Buku :
1. Halaman berwarna, sehingga menarik untuk dibaca
2. Perpaduan warna halaman dan hurufnya kontras
3. Banyak gambar – gambar menarik
4. Banyak fakta – fakta menarik untuk dibaca

H . Kekurangan Buku :
1. Halamannya terlalu sedikit

2. Penjelasannya singkat

Kamis, 18 September 2014

ALAT INDERA MANUSIA, BAGIAN-BAGIAN DAN FUNGSINYA

Pengertian Alat Indera
Alat indera adalah alat-alat tubuh yang berfungsi mengetahui keadaan luar. Alat indera manusia sering disebut panca indera, karena terdiri dari lima indera yaitu :

  1. Indera penglihat (mata).

  2. Indera pendengar (telinga).

  3.  Indera pembau/pencium (hidung).

  4.  Indera pengecap (lidah).

  5.  Indera peraba (kulit).

 

 1. Indera Penglihat (Mata)

Gambar bagian-bagian pada Mata
  • Mata terdiri dari :
    • Otot Mata.
    • Bola Mata.
    • Saraf Mata.
  • Alat tambahan mata yaitu :
    • Alis Mata berfungsi untuk melindungi mata dari keringat.
    • Kelopak Mata melindungi mata dari benturan.
    • Bulu Mata melindungi mata dari cahaya yang kuat, debu dan kotoran.
  • Fungsi bagian - bagian indra penglihatan adalah sebagai berikut :
    • Kornea (selaput tanduk) berfungsi untuk menerima rangsang cahaya dan meneruskannya ke bagian mata yang lebih dalam.
    • Iris (selaput) pelangi berfungsi mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke mata.
    • Pupil (anak mata) berfungsi sebagai jalan pengatur keluar masuknya cahaya ke dalam mata.
    • Lensa mata berfungsi untuk menerima rangsang cahaya dan meneruskannya ke bagian mata yang lebih dalam.
    • Retina ( selaput jala ) berfungsi untuk membentuk bayangan benda yang kemudian dikirim oleh oleh saraf mata ke otak.
    • Urat saraf mata berfungsi meneruskan rangsang cahaya dari retina ke otak.
    • Otot mata berfungsi mengatur gerakan bola mata.
    • Kunjongtiva berfungsi sebagai membran pelindung pada mata.
    • Skrela berfungsimelindungi bola mata.
    • Koroid berfungsi memberi/mensuplai makanan pada mata.

2. Indera Pendengar (Telinga)


Gambar bagian-bagian pada Telinga

  •  Indera pendengar adalah telinga yang terdiri dari :
    • Telinga bagian luar yaitu daun telinga, lubang telinga dan liang pendengaran
    • Telinga bagian tengah terdiri dari gendang telinga, 3 tulang pendengar ( martil, landasan dan sanggurdi) dan saluran eustachius.
    • Telinga bagian dalam terdiri dari alat keseimbangan tubuh, tiga saluran setengah lingkaran, tingkap jorong, tingkap bundar dan rumah siput (koklea)
  • Fungsi bagian-bagian indra pendengar :
    • Daun telinga, lubang telinga dan liang pendengaran berfungsi menangkap dan mengumpulkan gelombang bunyi.
    • Gendang telinga berfungsi menerima rangsang bunyi dan meneruskannya ke bagian yang lebih dalam.
    •  Tiga tulang pendengaran ( tulang martil, landasan dan sanggurdi) berfungsi memperkuat getaran dan meneruskannya ke koklea atau rumah siput.
    • Tingkap jorong, tingkap bundar, tiga saluran setengah lingkaran dan koklea (rumah isput) berfungsi mengubah impuls dan diteruskan ke otak. Tga saluran setengah lingkaran juga berfungsi menjaga keseimbangan tubuh.
    •  Saluran eustus menghubachiungkan rongga mulut dengan telinga bagian luar.

3. Indera Pembau (Hidung)

Gambar bagian-bagian pada Hidung

 

  • Fungsi bagian-bagian indra pembau :
    • Lubang hidung berfungsi untuk keluar masuknya udara
    • Rambut hidung berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ketika bernapas
    • Selaput lendir berfungsi tempat menempelnya kotoran dan sebagai indera pembau
    • Serabut saraf berfungsi mendeteksi zat kimia yang ada dalam udara pernapasan
    • Saraf pembau berfungsi mengirimkan bau-bauan yang ke otak

4. Indera Pengecap (Lidah)
Gambar bagian-bagian pada Lidah

Bagian lidah yang berbintil-bintil disebut papila adalah ujung saraf pengecap.
Setiap bintil-bintil saraf pengecap tersebut mempunyai kepekaan terhadap rasa tertentu berdasarkan letaknya pada lidah.
  • Daerah-daerah peka pada lidah :
    • Pangkal Lidah dapat mengecap rasa pahit
    • Tepi Lidah mengecap rasa asin dan rasa asam 
    • Ujung Lidah dapat mengecap rasa manis.

5. Indra Peraba (Kulit)

Gambar bagian-bagian pada Kulit


Dengan kulit kita dapat merasakan sentuhan.
  • Bagian indra peraba yang paling peka:
      • Ujung Jari
      • Telapak Tangan
      • Telapak Kaki
      • Bibir
      • Alat Kemaluan.

    • Fungsi bagian-bagian kulit :
      • Kulit ari berfungsi mencegah masuknya bibit penyakit dan mencegah penguapan air dari dalam tubuh.
      • Kelenjar keringat berfungsi menghasilkan keringat
      • Lapisan lemak berfungsi menghangatkan tubuh
      • Otot penggerah rambut berfungsi mengatur gerakan rambut
      • Pembuluh darah berfungsi mengalirkan darah keseluruh tubuh.