Bayi Tabung.
A.
Pengertian
Bayi
tabung atau pembuahan in vitro (bahasa Inggris: in vitro
fertilisation) adalah sebuah teknik pembuahan dimana sel
telur(ovum) dibuahi di luar tubuh wanita. Bayi tabung adalah salah satu metode
untuk mengatasi masalah kesuburan ketika metode lainnya tidak berhasil.
Prosesnya terdiri dari mengendalikan proses ovulasi secara hormonal, pemindahan
sel telur dari ovarium dan pembuahan oleh sel sperma dalam
sebuah medium cair.
B.
Proses.
Pasangan
menikah yang dalam waktu tertentu belum juga mendapatkan keturunan, banyak
menjadikan bayi tabung sebagai solusi.Program pembuahan dalam tabung ini memang
membawa harapan bagi mereka yang mengalami masalah kesuburan. Namun tidak semua
orang paham mengenai bayi tabung dan bagaimana proses bayi tabung tersebut.
Secara
sederhana, bayi tabung diartikan sebagai proses pembuahan sel telur dan sperma
di luar tubuh ibu. Dalam bahasa Latin bayi tabung dikenal dengan istilah in
vitro vertilization, yang berarti 'pembuahan dalam gelas atau tabung.'
Proses bayi
tabung sendiri diawali dengan konsultasi dan seleksi pasien, dimana baik suami
dan istri akan diperiksa sampai dengan ada indikasi untuk mengikuti program
bayi tabung. Jika memang diindikasikan, baru bisa masuk dan mengikuti program
bayi tabung.
Proses bayi
tabung selanjutnya adalah, melakukan stimulasi atau merangsang indung telur
untuk memastikan banyaknya sel telur. Secara alami sel telur memang hanya ada
satu, namun dalam program bayi tabung, perlu lebih dari satu sel telur untuk
memperoleh embrio.
Proses bayi
tabung yang ke tiga adalah, pemantauan pertumbuhan folikel atau cairan berisi
sel telur di dalam indung telur melalui ultrasonografi. Pemantauan pertumbuhan
folikel ini bertujuan untuk melihat apakah sel telur sudah cukup matang untuk
dipanen atau belum. Baru kemudian mematangkan sel telur, dengan cara
menyuntikan obat agar siap dipanen.
Proses bayi
tabung selanjutnya adalah, melakukan pengambilan sel telur untuk kemudian di
proses di laboratorium. Pada hari yang sama, akan dilakukan pengambilan sperma
suami. Jika tidak ada masalah, pengambilan dilakukan dengan cara bermasturbasi.
Namun bila ditemukan kendala, maka akan dilakukan operasi pengambilan sperma
melalui buah zakar.
Setelah
proses diatas selesai, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pembuahan atau
fertilisasi di dalam media kultur di laboratorium, sehingga menghasilkan
embrio. Baru setelah embrio terbentuk, akan dilakukan proses transfer embrio
kembali ke dalam rahim agar terjadi kehamilan. Jika ada sisa embrio lebih, maka
akan disimpan untuk proses kehamilan berikutnya.
Baru
kemudian proses bayi tabung memasuki fase luteal untuk mempertahankan dinding
Rahim dengan memberikan Progesterone. Biasanya dokter akan memberi obat selama
15 hari pertama untuk mempertahankan dinding rahim ibu agar terjadi kehamilan.
Proses terakhir adalah melakukan pemeriksaan apakah telah terjadi kehamilan
atau belum, baik dengan pemeriksaan darah maupun USG.
C.
Dampak
Teknologi
bayi tabung memberi manfaat bagi pasangan suami-istri usia produktif yang belum
memiliki keturunan. Namun, masih menjadi kontra jika teknologi bayi tabung ini
dilakukan pada wanita lanjut usia yang telah menopause. Hal ini karena secara
alami, wanita menopause tidak memiliki kemampuan untuk menghasilkan keturunan
lagi.
Untuk itu,
para ahli dalam penelitiannya harus mempertimbangkan aspek etika, moral dan
agama. Apabila tidak maka akan menimbulkan hal yang kontroversial dan
meniimbulkan dampak bayi tabung, padahal penemuan di bidang teknologi
reproduksi dapat dikembangkan secara luas untuk kesejahteraan manusia.
Dampak
bayi tabung positif
-
Bioteknologi memberikan dampak positif dalam bidang kesehatan, misalnya dengan
dikembangkannya teknik bayi tabung yang dapat membantu pasangan suami-istri
untuk mendapatkan keturunan serta pemanfaatan bakteri dalam rekayasa
genetika sehingga dihasilkan insulin buatan.
Dampak
bayi tabung negatif
- Dampak
negatif penerapan bioteknologi terdapat pada berbagai aspek kehidupan seperti
etika dan moral, lingkungan hidup, sosial dan ekonomi serta kesehatan. Seperti
menyisipkan gen makhluk hidup ke dalam makhluk hidup lainnya (transplantasi
gen) dianggap sebagai pelanggaran terhadap hukum alam dan sulit untuk diterima
masyarakat.
Pada bayi
tabung terdapat kadar yang berbeda. Bagi wanita muda berumur dua puluh tahun
(20 tahun) yang dilahirkan dengan proses bayi tabung, kadar darah embrionya
adalah 76,0%. Ini merupakan nilai yang lemah karena saat proses pembuahan, ia
berada di luar rahim selama satu jam atau kurang.
Padahal
telah diketahui bahwa darah embrio bagi orang-orang dewasa tidak memiliki
fungsi apa-apa. Ditambah lagi, pencernaan yang terjadi di luar rahim
menyebabkan peningkatan kadar darah embrio tersebut menyebabkan peningkatan
kadar darah embrio tersebut dalam tubuh manusia.
Dalam
arti lain, pencemaran itu memberikan dampak pada seluruh embrio dan menimbulkan
perubahan penampilannya. Di sisi lain, teknologi bayi tabung memiliki potensi bertentangan
dengan normaagama/masyarakat jika dibuat dengan cara massal dan tidak diketahui
dengan pasti siapa pemiliki sel-sel kelamin yang digunakan. Dengan demikian,
akan sulit diketahui siapa orang tua bayi yang akan terbentuk dan embrio dari
hasil persatuan sel telur dengan sel spermatozoa orang tertentu yang ditanamkan
di dalam rahim ibu pengganti, memiliki dampak serius dari segi agama dan etika.
Hubungan
antara ibu dan janin yang dikandungnya yang terjalin secara alami selama proses
kehamilan akan menjadi masalah di kemudian hari. Sebuah Lembaga Roslin di
Inggris adalah lembaga pertama yang sukses mengkloning domba pada tahun 1996
yang bernama Dolly. Tetapi lembaga ini keberatan terhadap sukses kloning
manusia, yang dianggap bahwa tindakan tersebut tidak terpuji dan merupakan
pengkhianatan yang hanya akan menciptakan kehancuran.
Markas
besar UNESCO meminta agar negara-negara di dunia melarang kloning
manusia.Percobaan kloning manusia tidak hanya mengandung risiko pengetahuan,
tetapi juga melanggar etika dan melanggar harga diri manusia.
Selain itu,
untuk urusan kesehatan dampak bayi tabung untuk wanita terdapat efek
sampingnya.
Prosedur yang diberikan memerlukan suatu persetujuan dari
Anda dan juga pasangan Anda tergantung dari pilihan. Anda harus
mengetahui dan memahami terlebih dahulu tentang dampak bayi tabung ini untuk
kesehatan. Harus Anda ketahui bahwa program bayi tabung merupakan suatu cara
untuk mempertemukan sperma dengan sel telur namun dengan proses inseminasi atau
teknologi buatan manusia.
Dampak bayi
tabung untuk kesehatan wanita bisa meningkatkan resiko dan potensi
terjadinya Ovarian Hyper Stimulation Syndrome atau OHSS. Hal ini disebabkan
dari obat yang dikonsumsi selama proses stimulasi ovarium. Dan selai itu
infeksi yang terjadi biasanya adalah setelah proses pengumpulan sel telur.
Selain itu, dapak bayi tabung yang lainnya adalah unculnya reaksi anestesi dan
juga terjadinya kerusakan pada struktur ovarium yang masuk ke dalam usus dan
masuk ke dalam kandung kemih wanita.
Dampak
negatif bayi tabung yang lainnya adalah walaupun tidak semua mengalami hal
ini, namun ada beberapa kasus yang menimbulkan suatu dampak gejala
menopause selama proes yang pertama pada program bayi tabung. Gejala yang
muncul biasanya diakibatkan karena sel telur yang dibuahi akan menempel di
dalam dinding uterus. Fan kemudian prubahan hormon yang terjadi di masa
kehamilan merupakan suatu hal yang normal, namun terdapat beberapa gejala yang
spesifik dari program bayi tabung yang dijalani ini, wanita akan mengalami
urinasi yang panas, sakit kepala, payudara yang mengeras, sensasi kram pada
bagian bawah perut dan terjadinya suatu perubahan pada suasana hati mereka yang
tidak menentu.
Ultrasonografi
medis (sonografi)
adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan menggunakan suara
ultra yang digunakan untuk mencitrakan organ internal dan otot, ukuran
mereka, struktur, dan luka patologi, membuat teknik ini berguna untuk memeriksa
organ.Sonografi obstetrik biasa digunakan ketika masa kehamilan.
Pilihan
frekuensi menentukan resolusi gambar dan penembusan ke dalam tubuh
pasien.Diagnostik sonografi umumnya beroperasi pada frekuensi dari 2 sampai
13 megahertz.
Sedangkan
dalam fisika istilah "suara ultra" termasuk ke seluruh energi akustik
dengan sebuah frekuensi di atas pendengaran manusia (20.000 Hertz),
penggunaan umumnya dalam penggambaran medis melibatkan sekelompok frekuensi
yang ratusan kali lebih tinggi.
Fase
Luteal
Fase luteal adalah
empat belas hari terakhir siklus menstruasi setelah ovulasi terjadi.
Jika Anda hamil, embrio akan menanamkan diri (implantasi) di endometrium selama
fase ini. Jika implantasi tidak terjadi, endometrium mulai rusak dan akhirnya
diluruhkan, menjadi perdarahanmenstruasi.Juga disebut fase pasca ovulasi.